Meaning

Ungkapan "Add up" dalam bahasa Inggris memiliki beberapa makna tergantung pada konteks penggunaannya. Secara umum, "add up" dapat berarti menjumlahkan angka-angka atau nilai-nilai. Contohnya, jika Anda menghitung total biaya belanjaan, Anda melakukan proses "add up" untuk mendapatkan jumlah keseluruhan.

Selain itu, "add up" juga digunakan dalam konteks lain yang lebih figuratif. Misalnya, ketika sesuatu masuk akal atau logis, Anda bisa mengatakan bahwa sesuatu itu "add up". Sebagai contoh, jika seseorang memberikan penjelasan yang konsisten dan masuk akal tentang suatu kejadian, Anda bisa berkata bahwa penjelasan tersebut "add up".

Penggunaan ungkapan ini cukup umum dalam percakapan sehari-hari, baik dalam konteks literal maupun figuratif. Memahami cara penggunaan "add up" dapat membantu dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris Anda, terutama dalam memahami percakapan dan teks berbahasa Inggris.

Today's Sentences

01

Ordering extras really adds up.

Situation

Can you check the receipt?
I think they overcharged us.

Bisa kamu periksa struknya?
Saya pikir mereka membebankan biaya terlalu banyak kepada kita.

Let me add it up.
Two burgers, fries, drinks and dessert too.

Silakan saya hitung.
Dua burger, kentang goreng, minuman dan juga pencuci mulut.

Right.
I guess I conveniently forgot that part.

Baiklah.
Sepertinya aku dengan sengaja lupa bagian itu.

Yeah, ordering extras really adds up.

Ya, memesan tambahan benar-benar menambah biaya.

02

That doesn’t add up.

Situation

Hey, who finished the last slice of pizza?

Hei, siapa yang menghabiskan potongan terakhir pizza?

Not me!
I only had two.

Bukan aku!
Aku hanya punya dua.

Really? There were eight slices, and four of us.
That doesn’t add up.

Benarkah? Ada delapan potong, dan kita berempat.
Itu tidak masuk akal.

Okay fine.
I might have “accidentally” eaten another slice.

Oke baiklah.
Mungkin saya “tidak sengaja” makan sepotong lagi.

Writer's Note

"Add up" is an intransitive, transitive, and inseparable phrasal verb.

"Add up" adalah frasa kerja yang bersifat intransitif, transitif, dan tidak dapat dipisahkan.
  1. Intransitive - An intransitive verb does not need a receiver of the action which can end a sentence on its own.
    Structure - "Subject + add up"
    Example 1: His story doesn’t add up.
    Example 2: The numbers just don’t add up, we must’ve made a mistake.
    Example 3: It finally adds up now that I know the truth.
  2. Intransitive - Kata kerja intransitif tidak memerlukan penerima aksi dan dapat mengakhiri kalimat dengan sendirinya.
    Structure - "Subject + add up"
    Example 1: Ceritanya tidak add up.
    Example 2: Angka-angkanya tidak add up, kami pasti telah membuat kesalahan.
    Example 3: Akhirnya adds up sekarang setelah saya mengetahui kebenarannya.
  3. Transitive - Transitive phrasal verbs require an object to complete their meaning, while intransitive ones do not have an object.
    Structure - "Subject + add up + object (numbers, amounts, costs, etc.)"
    Example 1: Can you add up these receipts for me?
    Example 2: She added up all her expenses from the trip.
    Example 3: He quickly added up the figures in his head.
  4. Transitive - "Transitive phrasal verbs" memerlukan objek untuk melengkapi maknanya, sementara yang intransitif tidak memiliki objek.
    Structure - "Subject + add up + object (numbers, amounts, costs, etc.)"
    Example 1: Bisakah kamu add up kuitansi-kuitansi ini untuk saya?
    Example 2: Dia added up semua pengeluarannya dari perjalanan tersebut.
    Example 3: Dia dengan cepat added up angka-angka tersebut di kepalanya.
  5. Inseparable - When an object cannot be placed between the particle and verb.
    Structure - "Subject + add up (to + amount)"
    Example 1: Those little expenses add up over time.
    Example 2: All the hours she spent practicing really added up to success.
    Example 3: The costs add up to more than we expected.
  6. Inseparable - Ketika sebuah objek tidak dapat ditempatkan di antara partikel dan kata kerja.
    Structure - "Subject + add up (to + amount)"
    Example 1: Pengeluaran kecil tersebut add up seiring waktu.
    Example 2: Semua jam yang dia habiskan untuk berlatih benar-benar added up to success.
    Example 3: Biaya-biaya tersebut add up lebih dari yang kami perkirakan.

Related words - Accumulate, calculate, compute, correspond, count, equal, make sense, measure up, mount up, tally, total

Related words - Mengumpulkan, menghitung, menghitung, sesuai, menghitung, sama, masuk akal, mengukur, meningkat, mencatat, total
The Grass Is Greener On The Other Side

The Grass Is Greener On The Other Side

"The Grass Is Greener On The Other Side" berarti “rumput tetangga lebih hijau” yang sering dipakai saat merasa situasi orang lain lebih baik.
September 7, 2024 Read More
Go through

Go through

"Go through" berarti mengalami sesuatu atau memeriksa dengan teliti.
April 11, 2025 Read More
Bahasa Inggris untuk Cinta 3

Bahasa Inggris untuk Cinta 3

Ungkapan romantis dalam Bahasa Inggris untuk mengungkapkan perasaan cinta.
Oktober 16, 2024 Read More

Leave a Reply


0:00
0:00