Meaning

"Bounce back" adalah ungkapan dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menggambarkan kemampuan seseorang atau sesuatu untuk pulih dari situasi sulit atau kegagalan dengan cepat. Dalam konteks sehari-hari, "bounce back" sering dipakai untuk menunjukkan ketahanan atau kemampuan bangkit kembali setelah mengalami kesulitan.

Misalnya, setelah mengalami kekalahan dalam pertandingan olahraga, seorang atlet mungkin "bounce back" dengan berlatih lebih keras dan memenangkan pertandingan berikutnya. Dalam konteks bisnis, sebuah perusahaan yang menghadapi kerugian mungkin dapat "bounce back" dengan menerapkan strategi baru dan meningkatkan penjualan.

Secara keseluruhan, "bounce back" menunjukkan kemampuan untuk tidak merasa putus asa dan bangkit kembali dengan semangat baru setelah menghadapi tantangan atau kesulitan.

Today's Sentences

01

If you fail, you bounce back and try again.

Situation

We lost again today.

Kami kalah lagi hari ini.

Yeah, the other team played better.

Ya, tim lain bermain lebih baik.

It’s hard to stay positive.

Sulit untuk tetap berpikir positif.

That’s part of the game.
If you fail, you bounce back and try again.

Itu bagian dari permainan.
Jika Anda gagal, Anda bangkit kembali dan mencoba lagi.

02

Tomorrow’s a new day, you’ll bounce back.

Situation

The kids were arguing all day and I lost my patience.

Anak-anak bertengkar sepanjang hari dan saya kehilangan kesabaran.

Parenting is hard and exhausting, no doubt.

Mengasuh anak itu sulit dan melelahkan, tidak diragukan lagi.

I feel so guilty about how I reacted.

Saya merasa sangat bersalah tentang bagaimana saya bereaksi.

Hey tomorrow’s a new day.
You’ll bounce back.

Hey besok adalah hari baru.
Kamu akan bangkit kembali.

Writer's Note

"Bounce back" is an intransitive and inseparable phrasal verb. Here are the details of each type.

"Bounce back" adalah phrasal verb yang tidak transitif dan tidak dapat dipisahkan. Berikut adalah detail dari setiap jenis.
  1. Intransitive - Verbs that do not require an object to complete its meaning.
    Structure: "Subject + bounce back"
    Example 1: He struggled art first, but he bounced back.
    Example 2: She bounced back faster than expected.
    Example 3: The team bounced back in the second half.
  2. Intransitive - Kata kerja yang tidak memerlukan objek untuk melengkapi maknanya.
    Struktur: "Subject + bounce back"
    Contoh 1: Dia awalnya kesulitan, tetapi dia bounced back.
    Contoh 2: Dia bounced back lebih cepat dari yang diharapkan.
    Contoh 3: Tim tersebut bounced back pada babak kedua.
  3. Inseparable - When the verb and particle stay together.
    Structure 1: "Subject + bounce back + from + noun"
    Example 1: She bounced back from a long illness.
    Example 2: The company bounced back from financial trouble.
    Example 3: He’s still trying to bounce back from the breakup.

    Structure 2: "Subject + bounce back + after + noun/-ing"
    Example 1: She bounced back after a hard day of parenting.
    Example 2: The players bounced back after losing the game.
    Example 3: He bounced back after failing his first test.
  4. Inseparable - Ketika kata kerja dan partikel tetap bersama.
    Struktur 1: "Subject + bounce back + from + noun"
    Contoh 1: Dia bounced back dari sakit yang lama.
    Contoh 2: Perusahaan bounced back dari masalah keuangan.
    Contoh 3: Dia masih mencoba untuk bounce back dari perpisahan.

    Struktur 2: "Subject + bounce back + after + noun/-ing"
    Contoh 1: Dia bounced back setelah hari yang berat sebagai orang tua.
    Contoh 2: Para pemain bounced back setelah kalah dalam pertandingan.
    Contoh 3: Dia bounced back setelah gagal dalam ujian pertamanya.

Related words: Come back, get back on one's feet, get over, make a comeback, pick oneself up, rebound, recover, regain footing, regroup, return to form, snap back, spring back.

Kata-kata terkait: Come back, get back on one's feet, get over, make a comeback, pick oneself up, rebound, recover, regain footing, regroup, return to form, snap back, spring back.
That's what I

That's what I

"That's what I" berarti "Itulah yang saya" dan digunakan saat menjelaskan atau menegaskan tindakan atau pendapat.
Juni 6, 2024 Read More
Put up

Put up

"Put up" berarti mendirikan atau memasang, dan digunakan saat menyiapkan sesuatu, seperti tenda.
Januari 5, 2026 Read More
Have one's head in the clouds

Have one's head in the clouds

“Have one's head in the clouds” berarti seseorang sedang melamun atau tidak fokus pada kenyataan.
Agustus 25, 2024 Read More

Leave a Reply


0:00
0:00