Meaning

"Come down" adalah ungkapan bahasa Inggris yang memiliki beberapa makna tergantung konteks penggunaannya. Salah satu arti umum dari "come down" adalah bergerak turun dari posisi yang lebih tinggi ke posisi yang lebih rendah. Misalnya, ketika seseorang berada di lantai atas dan mereka turun ke lantai bawah, Anda bisa mengatakan mereka "come down." Selain itu, "come down" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih kiasan. Misalnya, ketika harga suatu barang menjadi lebih murah, Anda bisa mengatakan bahwa harga tersebut "come down." Dalam situasi lain, jika seseorang merasa sangat bersemangat atau marah dan kemudian menjadi lebih tenang, Anda juga bisa menggunakan "come down" untuk menggambarkan perubahan emosi tersebut. Ungkapan ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari dan bisa disesuaikan dengan situasi yang berbeda, sehingga penting untuk memahami konteksnya agar dapat digunakan dengan tepat.

Today's Sentences

01

Sounds like the rain came down pretty hard.

Situation

Don’t forget your umbrella, it’s pouring!

Jangan lupa payungmu, hujan deras!

Too late.
I stepped outside and now I’m soaked.

Terlambat.
Saya melangkah keluar dan sekarang saya basah kuyup.

Sounds like the rain came down pretty hard.

Kedengarannya hujan turun cukup deras.

You know that saying, “When it rains, it pours.”

Anda tahu pepatah yang mengatakan, "When it rains, it pours."

02

I keep telling him to come down.

Situation

Your cat has been on that branch for an hour.

Kucing Anda sudah berada di dahan itu selama satu jam.

I know!
I keep telling him to come down.

Saya tahu!
Saya terus memberitahunya untuk turun.

Maybe he’s enjoying the view.

Mungkin dia sedang menikmati pemandangan.

Or maybe he’s waiting for me to climb up and embarrass myself.

Atau mungkin dia sedang menunggu saya untuk naik dan mempermalukan diri sendiri.

Writer's Note

"Come down" is a transitive, intransitive, and inseparable phrasal verb. Let’s break down the types together.

"Come down" adalah phrasal verb yang dapat bersifat transitif, intransitif, dan tidak dapat dipisahkan. Mari kita bahas jenis-jenisnya bersama.
  1. Transitive - Transitive phrasal verbs require an object to complete their meaning, while intransitive ones do not have an object.
    Structure: "Subject + come down on + object"
    Example 1: The teacher came down on them for talking.
    Example 2: My parents came down on me for coming home late.
    Example 3: The cops came down on him for lying.
  2. Transitive - Phrasal verb "transitive" memerlukan objek untuk melengkapi maknanya, sedangkan yang intransitif tidak memiliki objek.
    Structure: "Subject + come down on + object"
    Example 1: Guru came down on mereka karena berbicara.
    Example 2: Orang tua saya came down on saya karena pulang terlambat.
    Example 3: Polisi came down on dia karena berbohong.
  3. Intransitive - An intransitive verb does not need a receiver of the action which can end a sentence on its own.
    Structure: "Subject + come down on + object"
    Example 1: The cat finally came down from the tree.
    Example 2: The balloon came down after losing air.

    Structure: "Subject + come down (to + amount)"
    Example 3: Prices have come down recently.
    Example 4: His fever finally came down after the medicine.

    Structure: "Subject + come down (to + amount)"
    Example 3: The tradition came down from ancient times.
    Example 4: The recipe has come down in our family for years.
  4. Intransitive - Kata kerja intransitif tidak memerlukan penerima tindakan sehingga dapat mengakhiri kalimat dengan sendirinya.
    Structure: "Subject + come down on + object"
    Example 1: Kucing itu akhirnya came down dari pohon.
    Example 2: Balon came down setelah kehilangan udara.

    Structure: "Subject + come down (to + amount)"
    Example 3: Harga-harga come down baru-baru ini.
    Example 4: Demamnya akhirnya came down setelah minum obat.

    Structure: "Subject + come down (to + amount)"
    Example 3: Tradisi tersebut came down dari zaman kuno.
    Example 4: Resep itu telah come down dalam keluarga kami selama bertahun-tahun.
  5. Inseparable - When an object cannot be placed between the particle and the verb.
    Structure: "Subject + come down"
    Example 1: Something big is coming down tonight.
    Example 2: We had no idea what was coming down next.

    Structure: "Subject + come down to + noun/decision"
    Example 3: It all comes down to what you really want.
    Example 4: The decision came down to two candidates.
  6. Tidak dapat dipisahkan - Ketika sebuah objek tidak dapat ditempatkan di antara partikel dan kata kerja.
    Struktur: "Subject + come down"
    Contoh 1: Sesuatu yang besar sedang turun malam ini.
    Contoh 2: Kami tidak tahu apa yang akan turun selanjutnya.

    Struktur: "Subject + come down to + noun/decision"
    Contoh 3: Semuanya berujung pada apa yang benar-benar kamu inginkan.
    Contoh 4: Keputusan berujung pada dua kandidat.

Related words: Descend, diminish, drop, fall, lessen, lower, result, settle, sink, decrease.

Kata-kata terkait: Descend, diminish, drop, fall, lessen, lower, result, settle, sink, decrease.
Bear with

Bear with

“Bear with” berarti bersabar, digunakan saat meminta orang lain menunggu atau memahami.
Februari 24, 2025 Read More
I prefer

I prefer

“I prefer” berarti “Saya lebih suka” dan digunakan saat menyatakan pilihan.
September 3, 2024 Read More
Bark Up the Wrong Tree

Bark Up the Wrong Tree

"Bark Up the Wrong Tree" berarti salah paham atau salah sasaran, digunakan ketika seseorang melakukan sesuatu yang salah arah.
Juni 7, 2024 Read More

Leave a Reply


0:00
0:00